TEMPO.CO, Jakarta - Saat musim hujan seperti ini, jalanan banyak digenangi air. Terlebih di saat air hujan tumpah dari langit ke bumi, genangan air atau tepatnya banjir pun terjadi di mana-mana.
Bagi Anda pengguna motor, wajib memperhatikan kondisi seperti itu. Jangan asal melibas genangan air atau banjir. Sebab, selain berisiko bagi kendaraan Anda, juga rawan menimbulkan kecelakaan.
“Karena siapa tahu air masuk atau tepatnya merembes ke mesin. Akibatnya, terjadi water hammer yang mengakibatkan piston bengkok, kruk as dan klep rusak,” tutur Akhmad Rafik, penggiat keselamatan berkendara yang juga instruktur safety riding saat ditemui di Planet Holywood, Jakarta, Kamis, 24 November 2011.
Tak cuma itu. Menerjang genangan air tanpa perhitungan matang dan tidak mengindahkan teknik yang tepat tak ubahnya berjudi dengan risiko. “Oleh karena itu, ada beberapa hal yang wajib dipertimbangkan sebelum melibas banjir atau genangan air hujan,” jelas Rafik
Hanya, ini berlaku untuk motor bebek maupun sport. Untuk motor matik sebaiknya jangan berspekulasi menerjang banjir karena CVT motor itu sangat rentan bermasalah bila terkena air.
Lantas seperti apa teknik itu? Berikut penjelasan pria yang juga menjadi tim teknik sebuah tim balap di yang bermarkas di kawasan Depok, Jawa Barat, itu.